Dan Kubuat Untukmu


Kekasihku pernah berkata, “Papa…apa benar seseorang bisa jatuh cinta karena puisi…?”

Aku Jawab, “Tentu saja…tidak hanya karena puisi tapi dari lagu, musik tingkah-laku bahkan dari sikap diam-pun seseorang bisa jatuh cinta…”

-Dan kami lalu terdiam-

Hasil gambar untuk Kekasih

Teringat kembali beberapa saat sebelum semuanya seperti sekarang. Saya pernah tanpa sengaja membaca coretan sastra yang sangat indah sangat inspiratif banyak makna punya rasa tak bertele-tele sederhana lugas namun tidak menggurui dan terlihat jenius.

Hanya sekejab dan beberapa tulisannya sungguh menakjubkan. Dari sebuah halaman facebook yang bukan pertemanan namun sekarang hilang laksana ditelan bumi.

Isinya tak hanya kata cinta tapi juga hikayat hidup. Segala persoalan dan rasa cinta tertulis dalam aksara yang indah dan sedap dibaca. Sederhana namun sangat bermakna, terlebih punya rasa.

Frasa yang bicara seakan aku sangat kenal gayanya. Benakku melayang pada Filosopi Kopi dan Rectoverso karya sastrais dan prosais handal favorite-ku di negeri ini. Mirip.

Akhirnya pertanyaan kekasihku seperti menohok-ku secara tidak langsung, hingga akhirnya aku mengartikan pertanyaan itu dari sisi yang berbeda. “Papa suka membaca karya novel dan sastra terbaik hingga berbaris baris buku pada rak, namun kenapa tak pernah sekalipun membuat satu karya frasa sebait saja…?”

Merasa tertikam dan tertantang atas pertanyaan diatas, akhirnya memaksa diri tuk sekali saja mencoba berprosa. Mungkin kekasih-ku ingin ungkapan cinta yang berbeda dari biasanya. Entahlah…

Namun begitu, seandainya pun harus kubuat sebait frasa kata apa dia akan suka…?

Apakah tak dianggapnya aku sebagai sang pujangga maksa…?

Haruskah aku keluar dari diri “Ini Aku” hanya sekedar tuk membuktikan bahwa aku juga bisa merangkai bunga kata ?

 

Ada ungkapan, “Jika tak dicoba bagaimana kau tahu sebuah rasa, jika tak kenal bagaimana kau bisa menyayangi”.

“Sebuah ego tak layak kau pertahankan ketika sudah masuk orang lain di dalam-mu, mengalahlah untuk bisa saling mengerti dan memahami. Dan itu tak akan membuat-mu jadi kalah”. 

Mungkin dia butuh ungkapan cinta dengan cara lain, dan aku harus bisa memberikan apa yang dia butuhkan. Akan aku buatkan ribuan frasa kata tanpa spasi, agar tak ada jeda diantaranya hingga tak ada yang masuk merusak makna didalamnya. Kecuali aku…!

 

Jakarta-16 Desember 2016

Tersemburat rasa ingin mencoba

Lolie Menghilang…!!


     Sejak Sabtu siang kemaren kami satu rumah di sibuk-kan dengan hilangnya Lolie sang Hamster betina kami yang manis. Kayla yang terutama sangat kehilangan. Sabtu pagi kami sudah berangkat kerumah sakit mata Aini, Kuningan, Jakarta Selatan guna menjenguk Ibu saya yang selesai menjalani operasi katarak di mata sebelah kiri. Sejak pagi kami sudah mempersiapkan apa saja yang harusnya kami lakukan sebelum meninggalkan rumah selama seharian penuh, karena sepulang dari rumah sakit kami juga berencana tak langsung pulang kerumah. Kandang sudah kami bersihkan dan ganti alasnya. Makan dan minum pun sudah kami sediakan, tak lupa sekerat mentimun dan potongan kecil apel sebagai nutrisi hariannya. Mereka sangat menyukai mentimun dan apel, terutama yang dingin.

     Sabtu malam sekitar jam 20.30 WIB kami sudah sampai dirumah lagi. Karena sudah tidak fokus karena ngantuk dan lelah seharian diluar rumah, saya tak begitu mempedulikan hamster lagi. Saya hanya memberinya dua potong biskuit kecil sebagai tambahan kalsium dan karbo lengkap. Lagipula saya pikir mereka berdua sudah pasti sedang tertidur, karena arena bermain (roda putar) tempat mereka membakar lemak tak bekerja.

     Minggu pagi baru kami di hebohkan dengan hilangnya salah satu hamster tersayang kami, hamster paling lucu, hamster paling pintar, hamster paling demplon, Lolie. Saya tersadar ketika melihat Lilo diam tersandar tak bergairah disudut kandang. Roda putar pun tak bergerak. Biskuit yang saya berikan semalampun masih utuh tidak habis seperti biasanya. Saya lihat kedalam ternyata Lolie tak ada…!!. Celaka saya sudah pasrah, dia pasti kabur keluar rumah ketika saya lengah tak menutup pintu kandang dengan rapat semalam dan membiarkan pintu rumah terbuka sejak subuh tadi. Kayla hanya terdiam tak bicara. Terlebih pagi ini kami harus segera berangkat ke Bumi Perkemahan Cibubur untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat Kayla yang ikut Taekwondo. Kami makin panik setelah mencari selama setengah jam tapi Lolie tak ketemu. Waktu sudah kritis.

     Ya sudahlah, dengan hati tak tenang dan rasa bersalah pada Kayla kami tetap melanjutkan perjalanan ke Cibubur. Efeknya terasa, Kayla seperti tak bersemangat di ujian kenaikan tingkat. Selalu minta pulang lebih cepat untuk mencari lolie dirumah. Jam 12.30 WIB kami meluncur pulang. Sesampai dirumah semua sudut kami periksa hingga ke kolong almari dan tempat tidur. Hasilnya NIHILLLL….!, Lolie tak ketemu.

     Baiklah, karena frustasi, sedih dan marah, Kayla tertidur juga, tak lupa dia berdo’a minta sama Tuhan agar Lolie dipulangkan  kerumah dan tidak dimakan kucing. Kasihan juga menatap dan mendengar lirih do’a nya. Hingga larut malam, ketika semua sudah tertidur, hanya tinggal saya yang menonton televisi. Karena heningnya malam, pendengaran saya sedikit lebih peka. Saya mendengar suara gemeresek dari salah satu kamar. Saya perhatikan lebih teliti dan suara itu makin jelas. Karena penasaran saya cek setiap sudut kamar, dan pendengaran saya tertuju pada meja belajar Kayla. Tepat di Bawah komputer saya lihat ada penampakan yang sangat saya kenal. Lolie…!!, dia terjebak diantara sudut meja belajar dan CPU komputer rupanya. Aiiiiihhhh….sudah lebih seharian hewan ini bikin heboh dan perang urat syaraf diantara kami. Langsung saya ambil, dan sepertinya dia mengerti, suara cieeet..cieeet mirip tikus terdengar, mirip seperti suaranya ketika dipegang Kayla…Alhamdulillah, hewan ini masih hidup dan tidak dimakan kucing. Jam menunjukkan pukul 00. 43. WIB ketika Lolie ditemukan. Hanya istri yang aku beri tahu malam itu. Hhhhhhh….lega hati kami, karena Kayla tak mau diberikan pengganti.

     Setelah dimasukkan ke kandangpun, Lilo teman sejak kecilnya terlihat mulai bergairah dan menunjukkan sikap yang positif dan lebih agresif, tidak seperti tadi pagi. Syukurlah mereka bisa sekandang lagi, yang pasti besok pagi Kayla akan lebih bersemangat untuk pergi kesekolah. Terima kasih Tuhan, Engkau telah kabulkan permintaan Kayla atas hewan kesangannya yang dia beli sendiri dari tabungan uang jajannya. Alhamdulillah.

Bulan Kami di 2 November


         
           Aku memang bukan lelaki yang romantis. Perjalanan asmaraku berjalan normal seperti kehidupan kebanyakan orang, tak pernah ada belaian manja dirambut untuk sang kekasih, tak ada ucapan-ucapan mesra atau kata menghalus memanja saat kami berkencan, tak ada peristiwa-peristiwa istimewa yang bisa saya lakukan untuk sang kekasih atau pasanganku disaat yang istimewa, tak ada hadiah coklat atau buket bunga idaman, juga tak pernah ada untaian-untaian kata rayu mendayu melankolis dalam secarik kertas warna merah jambu dihari-hari istimewanya. Biasa saja…dan aku menikmati kebiasaan yang biasa ini dalam kehidupan asmaraku sedari awal kami merangkai janji dan bersumpah sehidup semati hingga sampai saat Allah mempercayaiku mempercayai kami  dengan menghadiahi kami sepasang anak yang Alhamdulillah sehat-sehat, pintar-pintar, lucu dan juga nakal. Lengkap satu paket.
 
mawar
          Tak ada juga tempat-tempat istimewa bagi kami. Bagiku, tempat yang sunyi, tenang dan jauh dari hinggar bingar keramaian adalah sudah sangat lebih dari cukup. Aku adalah pria penyuka keheningan. Berbeda dengan kekasihku pujaan hatiku, kesukaannya akan travelling dan keramaian dan serba hinggar bingar sosialitanya, sering membuatku tersiksa. Kami tak pernah memaksakan tempat favorite kami satu sama lain agar bisa diterima, tak pernah. Yang dia tahu, bahwa aku pasti akan memilih suasana desa terpencil atau camping digunung dilokasi yang tidak semestinya dibanding suasana pantai. Dan aku hanya tahu, bahwa tempat favorite pasanganku adalah suatu tempat dimana harus terdapat  3 orang atau lebih. Artinya semua tempat bisa dia sukai dimanapun atau apapun.  
 
       Istriku seringkali mengeluhkan sikap dan sifatku. Terkadang dia mengharapkan sesuatu yang istimewa dihari yang istimewa, tapi nyatanya aku hanya bersikap biasa saja. Meski aku tahu kapan hari-hari istimewa kami terjadi, namun tetap saja aku bersikap seolah tidak ada yang perlu diistimewakan. Yang aku tahu pada hari-hari itu biasanya istriku membuat sesuatu yang berbeda dari biasanya. Misalnya membuatkan makanan kesukaanku atau mengenakan pakaian yang menurutku “berlebihan” bila hanya untuk dirumah.  Aku tahu, sikap istriku yang demikian adalah ungkapan perasaannya dihari istimewanya dan dia pun mengharapkan sesuatu yang juga berbeda dari aku, tapi tetap saja aku masih bersikap bodoh.       Besok, tanggal 2 November adalah tanggal teristimewa buat kami berdua. Ditanggal itulah sebuah awal dari antiklimaksnya seorang laki-laki, aku, mengungkapkan perasaan hati yang sesungguhnya melalui lisan ini, mulut ini, lidah ini terhadap lawan jenis. Ditanggal itu, aku pertama kali merasa jadi seorang lelaki sejati, lelaki yang untuk pertama kalinya berhasil melalui ujian terberat dalam awal dikehidupan selanjutnya, lelaki yang ingin belajar bertanggung jawab,  menjadi lelaki tangguh. 

Aku harus mengucapkannya dengan terpatah-patah dan dengan hantaman emosi yang tidak beraturan di hati yang bergejolak tak beraturan, diluar batas kemampuan hati dan otak untuk meredamnya, dengan tetesan air mata yang tidak disadari keluar bukan karena sedih tapi karena ketegangan berat di sanubari terdalam, dikekeluan lidah yang tak bertulang mengalir 10 kata yang teruntai dalam sebuah kalimat bombastis yang seakan-akan efeknya bisa mengacaukan peredaran garis rotasi bumi dan planet-planet di Galaksi Bima Sakti. “….Aku suka sama kamu, mau gak kamu jadi pacar aku…..”. Hanya sepuluh kata….ya sepuluh kata….tapi untuk mengucapkan dalam sebuah kalimat pendek dan cepat aku membutuhkan waktu hampir 3 tahun..!!! dan itupun tidak bisa aku ucapkan dengan baik dan benar….aku harus mengulang sampai 3 kali untuk dapat mengucapkan kalimat itu dengan baik dan benar….!!! (saat itu calon istriku hanya bilang “…Apa..?”  sampai dua kali. Setelah itu kami hanya terdiam, tak ada kata sepatahpun, tatapan mata kami sudah tak seperti biasanya lagi, kuping merah dan panas membara, hati  terjatuh sampai batas pijakan tapak kaki terbawah, otak kramp sampai titik prosesor terendah, nafas se-akan-akan tidak melawati jalur yang sesungguhnya, jantung dan paru-paru seakan tak hanya butuh oksigen untuk berdegup normal tapi juga butuh polutan lain, disinilah untuk pertama kalinya susunan metabolisme tubuh bergerak tak beraturan dan tidak bekerja dengan semestinya. Galau…Kacau…

Sebuah kalimat yang sebetulnya tak akan mempunyai arti dan makna apa-apa bagi yang tak memiliki perasaan cinta tulus suci murni tarhadap calon pasangannya, tapi akan mempunyai efek yang bombastis jika diucapkan oleh seseorang yang mempunyai “rasa” pada calon kekasihnya. Siapa yang mau menyangkal…???   siapapun yang pernah jatuh cinta dari lubuk hati yang terdalam, maka untuk mengucapkan 10 kata yang terangkai dalam kalimat ini kepada kekasih pujaan hatinya sama seperti sukarnya berjalan diatas lapisan es beku laksana kaca yang dilumuri minyak goreng….!!!.

Tanggal itu adalah hari dimana aku mengungkapkan perasaanku pada wanita yang sekarang menjadi istriku. Kalimat yang aku ucapkan dengan pertaruhan harga diri sebagai lelaki dewasa, kalimat yang aku ucapkan dengan persiapan yang paling panjang dalam hidupku, kalimat yang membuat dunia kami seakan berhenti berputar dalam beberapa menit, kalimat yang membuat aku yang pada akhirnya menjadikan aku sebagai seorang lelaki yang bertanggung jawab sampai detik ini, kalimat yang menyatukan hati kami satu sama lain hingga sebisa mungkin abadi di keabadian nyata alam firdaus.

Selamat hari jadi yang ke-24 kita, Istriku….semoga masih banyak waktu untuk bisa membahagiakanmu dilain waktuku….anggap saja kekuranganku ini sebagai waktuku yang tertunda dalam memberikan apa yang kau mau….meski entah sampai kapan bisa kubayarkan janjiku….

N.B: Thanks to : 1. Allah yang menciptakan waktu, bumi, Adam dan Hawa, 2. Guns N Roses yang mengilhami cinta kami, 2. Gubuk mie ayam di SMAN 99. 3. Hujan yang membuat kami harus berteduh di gubuk mie ayam,  4. rasa cinta yang ada dimasing-masing diri manusia.

Berhubung cinta sejati itu mutlak hanya bisa dimiliki oleh Allah semata, maka aku hanya bisa mencintaimu dengan cara dan kemampuanku sebagai manusia biasa…semoga berkenan….Amin.

Family

          

Musim Yang Membuat Lelah…


     Sudah sebulan ini hampir tiap malam pulang kerja, perhatian saya jadi selalu tertuju pada tetangga sebelah rumah yang rajin mencuci motor barunya setiap malam. Rasanya sungguh kasihan dan terlihat melelahkan. Meski dalam hati tetap mengapresiasi sikapnya terhadap harta kesayangan yang dimilikinya.

     Jadi teringat masa-masa kuliah dulu ketika pertama kali dibelikan sepeda motor bebek Honda Grand. Gak sudi rasanya ada noda debu apalagi percikan noda kotor dimotor. Terlebih ketika saat akan pulang bersama sang kekasih pujaan, rasanya motor itu harus selalu terlihat kinclong agar “gak malu-malu-in” saat berboncengan bersama.

     Rasa kesal dan lelah makin terasa ketika berbarengan dengan musim hujan. Hampir tiap pulang kuliah saya pasti mencuci motor agar pada pagi harinya motor tetap terlihat kinclong dan siap menjemput kekasih hati pada pagi hari guna berangkat ke kampus bersama.

     Itu kisah dulu, kala motor masih baru. Tapi kini, perhatian terhadap motor dikalahkan dengan rasa lelah, terlebih sang kekasih pujaan hati sudah tak ada dan berganti status menjadi istri tercinta. Hehehe….istri selalu mewanti-wanti…”cucinya nanti aja sekalian hari Sabtu Mas, gak usah dicuci tiap hari…bikin capek aja deh…lagian ini musim hujan kali..”.

     Nasihat yang pintar. Toh jujur meski saya ingin motor saya terlihat selalu bersih, namun rasa lelah sepulang kerja dan usia yang sudah tak seheboh dulu menjadi alasan kuat mengikuti pesan istri tercinta. Mungkin dia juga tahu kondisiku tak sehebat dulu…hehehehe.

     Saya jadi berfikir, mungkin sebaiknya jika ingin membeli motor baru jangan pada saat di musim hujan seperti sekarang ini. Jujur akan sangat melelahkan jadinya kalau harus selalu mencuci motor barunya karena “sayang”. Tapi itu adalah hak. Terserah sih…..

Sebuah Awal Baru Untukmu


     Kumpulan buku-buku tugas dan karyamu disekolah telah dikumpulkan oleh bunda gurumu menjadi sebuah bundel sejarah dari awal pembelajaranmu Kay….Meski hanya bersampulkan map sederhana berwarna biru, dan dengan hiasan seadanya dari hasil karya tangan mungilmu, namum Papa melihat banyak semangat yang kau gambarkan didalamnya. Dan kau telah memulainya dengan hasil  lebih dari apa yang Papa harapkan.

ky

Hasta Karya Kay

Ada setumpuk  cahaya kebahagiaan dan kebanggan tersirat dari lubuk hati Papa yang terdalam kala Papa buka lembar demi lembar awal sejarah yang telah kau buatkan itu. Ada pengharapan dan do’a dari setiap lembar yang Papa buka, “…Ya Allah, kabulkanlah apa yang dicita-citakan anakku…”.

Cita-citamu kelak ingin jadi guru. Mulia.

       Dari coretan-coretan tangan kecilmu, papa lihat ada kesungguhan dalam ambisimu, maka teruskanlan itu Kay…mulailah bermimpi menuju apa yang kau mau. Namun tak hanya mimpi yang harus kau punya Kay…, semangat dan tekad adalah pendamping mimpimu itu. Maka rangkumkanlah semuanya itu menjadi sebuah cita-cita, karena dengan cita-cita itulah Tuhan akan memelukmu dan mengantarmu menuju inginmu.

ky2

Masa bermain telah usai.
Kini berganti dengan tanggung jawab lebih besar.

Ini awal tahunmu menuju dunia pembelajaran baru. Akan banyak kau jumpai hal-hal dan pengalaman pembelajaran baru yang akan menunjangmu menuju harapan yang telah kau sandingkan di atas awan asamu. Ambillah itu satu demi satu. Lalu kumpulkan. Bungkus mereka dalam jiwamu dan sebarkan kemudian lewat langkahmu.

       Papa dan Mama hanya mendukung lewat apa yang Papa dan Mama bisa. oleh karena itu kau tak perlu khwatir. Disamping tanggung jawab yang kau emban ada tanggung jawab Papa dan Mama untuk mendukungmu.

Selamat naik kelas anakku :

Kayla Devatania Putri Herdianto

ky1

Kay Waktu Playgroup