SAKAW…!


       Well, tahun baru ini sejatinya juga merupakan tahun tantangan baru buat aku. Setelah 2014 yang penuh dengan suka duka, ellllehhh… setiap tahun juga penuh suka duka keless gak usah di dramatisir deh ya, maka tahun 2015 ini sepatutnya bisa aku jadikan momentum menuju ke arah yang lebih baik, Aamiiin.

      Baiklah, ada satu momentum yang akan saya lakukan untuk tahun ini. Ada satu tantangan dari dalam diri lahir dan batin yang sejak akhir tahun 2014 lalu menjadi trending topik dalam pikiran aku. Satu tantangan yang sepertinya tak akan mudah dijalani tanpa “kenekatantekad” dan harus siap dalam kondisi “selalubego” dalam menuai hasilnya. Oke, saya akan berhenti merokok…! titik.

       Saya mulai mengenal rokok kisaran tahun 1994, saat kepala ini dipusingkan oleh materi dan tekanan skripsi. Saya sering bekerja larut malam dalam penyelesaian tugas-tugas kuliah. Kopi semakin banyak saya minum. Teman-teman kost sering mengejek,…”kopi tanpa rokok apalah artinya, sama juga ngobrol sama tembok man…kopi itu udah ditakdirkan jadi soulmate sama rokok…”. Saya selalu punya alasan untuk tidak merokok saat itu dan syukurnya selama itu teman teman menghormati alasan saya untuk tidak merokok. Namun saat itu ditengah kejenuhan skripsi keinginan merokok timbul, itupun karena ditengah malam saya “stag” akan ide materi skripsi, saya minta sebatang rokok teman, saya buat kopi hitam panas lalu duduk diteras sambil memandang langit.

     Hisapan pertama terasa membuat diri ini berdosa, serasa kehilangan keperawanan dikamar mandi tanpa disengaja namun dinikmati juga, yah seperti itulah…batuk-batuk kecil dan rasa sesak membuat tak nyaman. Seorang teman berujar dalam rebahannya..

“Sedot pelan-pelan bego, jangan ditelan tapi dihirup perlahan…lalu buang asapnya dengan sedikit hembusan kuat…” .

Okeh kunyuk….lagian ngapain lo belom tidur…bangun sini temenin gue…

Setelah membuat kopi sang sahabat menemaniku sampai pagi ngobrol sambil menikmati rokok dan kopi, alhasil sejak saat itu rokok dan kopi jadi sahabat setia.

     Ada sahabat juga yang selalu bilang :

“…apa enaknya ngerokok sih man,..kayak gak ada yang lebih enak lagi apa…?”

“…Ada,…ada  yang lebih enak dari ngerokok, …bersin dan onani…puasss looohhh…!!!”

       Orang akan men-judged bahwa merokok itu tidak enak. Buat saya itu adalah sebuah pernyataan salah yang besar, Semestinya sebelum dia bilang kalau merokok itu tidak enak, cobalah saja dulu. Toh aku dulu juga bersikeras bahwa rokok itu menyebalkan. Setelah mencoba merokok dan menikmatinya maka jangan salahkan saya kalau anda akan menjadi orang yang tidak percaya diri saat tak ada rokok disaku baju anda.

       Lanjut…saat ini, saat saya membuat tulisan ini, saya sedang dalam masa “sakaw” hari ke-12, perjuangan sungguh luar biasa, tak mudah dituliskan dengan kata-kata, sakaw-nya seperti pengantin baru, pengantin baru yang baru dapat satu malam tiba-tiba langsung kena lampu merah…haha. Tak apalah, seperti saya bilang tadi, tak ada sesuatu perbuatan tanpa pengorbanan tapi apapun akan dilakukan demi menuju arah yang lebih baik. Semoga momentum ini bisa saya laksanakan dengan keberhasilan yang luar biasa, oiya satu lagi, ada kemungkinan berat badan akan meningkat dalam masa peralihan ini dan saya sudah mengalami peningkatan 1,7 kg dalam satu minggu…kurang ajar.

     Okelah, semoga gak ada yang memaki tulisan ini….

Iklan

2 comments on “SAKAW…!

  1. wooow berat badan naik 1,7 kg? bagii dong mass…aku malah turun 😦 haha…

    Hiduppp no rokokkk…bukan masalah enak ga enak sih, tp lebih kepada sehat ag sehat..hihi…

    • Betul Chi…sekarang malah gak enak nyium aroma asap di pantry…jadi seperti itu ya aromanya kalau kalian lagi ke pantry ada kita saat itu…okelah mohon maaf ya…thanks sempet mampir disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s