Thanks Mates…!


     Tak terasa sudah hampir 2 tahun sejak saya di promosikan ditempat baru dimana pada awalnya saya dihadapkan dengan situasi dan kondisi kerja yang berbeda, namun karena saya memiliki partner kerja yang bisa saling mengerti antara hak dan kewajiban, tugas dan tanggungjawab serta kebebasan dan kepatuhan, maka situasi dan kondisi yang semula saya anggap sebagai sebuah tantangan berat berubah menjadi sebuah kinerja yang luar biasa hasilnya.

     Saya memiliki dua staff wanita, keduanya memiliki nilai positif yang berbeda satu sama lain. Mereka sangat bisa saya andalkan dalam membantu saya membuat keputusan. Mereka keduanya lulusan strata satu akuntansi dari Universitas terkemuka di tanah air, Universitas Indonesia. Mereka berdua juga sempat menikmati suka duka di Kantor Akuntan Publik terkemuka sebelum bergabung bersama di kantor ini, PwC dan Deloitte. Dua nama yang cukup memberikan value lebih dalam ilmu ke-Akuntansi-an. Aku juga seorang akuntan, tapi akuntan abal-abal, ilmuku tak se-sakti mereka, jadi kayaknya gak penting juga kalo aku bahas gelarku disini.

     Selama kebersamaan kami, aku tak pernah memberikan tekanan dalam bekerja, karena aku yakin mereka sudah paham apa yang harus mereka kerjakan, karena memang dikeseharian kami tak pernah lepas dari yang namanya Laporan Keuangan. Aku memberikan mereka kebebasan dalam berkarya namun tetap berpegang pada peraturan yang telah ditetapkan. Aku mempercayai mereka sangat, maka apresiasi yang mereka berikan adalah menyelesaikan tugas tugas yang telah diberikan sesuai dengan tenggat waktu. Kolaborasi yang aneh menurut mata teman temanku. Dimana bagi mereka posisi seperti aku adalah posisi yang memiliki kewenangan penuh atas anak buah. Tapi itu tidak bagiku. Bagiku, ketika teammates-ku bisa bekerja dengan nyaman tanpa tekanan maka hasil dan apresiasi yang mereka berikan akan luar bisa hasilnya. Dari hal-hal kecil seperti memberi perintah kerja atau hal-hal besar dalam membuat  keputusan hasil kerja, saya sebisa mungkin melakukannya dengan pendekatan yang sederhana. Intinya kita tetap santai dan nyaman dalam bekerja namun hasil yang dibuat bisa kita pertanggungjawabkan.

     Tapi semuanya akan berubah mulai minggu depan. Saya dipindahkan ke Divisi lain yang posisinya saat ini kosong dengan bidang industri kerja yang berbeda namun dengan pola yang 100% sama. Dan sayangnya, saya harus di-pisah-kan dengan teammates yang selama ini sudah sangat cocok dalam bekerja. Bagi saya ini sebuah “pisahan” yang sangat traumatis. Tak mudah membuat sebuah kecocokan dalam team kerja yang seperti ini. Bagi saya ini sangat berat, entahlah buat mereka. Ditempat yang baru saya juga akan mendapatkan dua teammates wanita. Saya harus memulainya dari awal untuk membentuk kembali cara kerja yang sesuai dengan watak saya dan watak mereka. Membangun kembali kepercayaan terhadap team baru, menciptakan suasana kerja yang bersahabat, saling mengisi kekurangan dan memberi kelebihan satu sama lain pastilah butuh waktu dan tenaga. Tak apalah biar waktu nanti yang akan menjawabnya.

     Buat Shinta dan Riri, terimakasih atas kerjasama kita selama ini, terima kasih atas kepercayaan yang kalian berikan kepada saya atas langkah langkah yang saya ambil buat team, terimakasih atas kenyamanan dan pemenuhan atas hak dan kewajiban diantara kita, terima kasih atas segalanya, semoga dibawah kepemimpinan yang baru nanti kalian bisa lebih baik lagi berkarya dan berbakti. Dan mohon maaf atas segala kesalahan kesalahan yang pernah saya buat saat bekerja dalam team, mohon maaf juga jika saya tak bisa memberikan yang terbaik buat kalian. Mohon support dan doa kalian buat aku yahh…agar aku bisa selalu bekerja dengan gaya yang seperti ini.

N.B.:

“Tahun depan kalian berdua di promosikan untuk beasiswa Strata 2 di Australia, gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya ya, selamat…!  

Aku tak bisa bantu dalam bentuk materiil, tapi dukungan dan doa-ku buat kalian berdua Mates…!!

shirin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s