Maaf Mbak, Saya Sudah Punya Rumah Sakit Sendiri…


     Selasa hingga rabu kemaren ponsel saya disibukkan oleh beberapa penawaran perusahaan asuransi, saya heran kenapa tiba-tiba dua hari kemerin banyak perusahaan asuransi menwarkan jasanya kepada saya, yang lebih mengherankan lagi dari mana mereka mendapatkan nomor ponsel saya, padahal selama ini saya tak pernah berurusan dengan yang namanya urusan aplikasi kartu kredit atau apapun.

Selasa

Jam 10.24.

Perusahaan Asuransi A (PA-A) : “Selamat pagi menjelang siang, apakah saya benar sedang berbicara dengan Pak Hery…?

Saya : “Ya betul, ada apa…ini dari mana,…ada yang bisa saya bantu…blablabla…”

PA-A : “Oh kalau begitu kebetulan sekali…begini Pak, kami dari perusahaan Asuransi Blablabla…bermaksud Bla bla bla….” begitu terus berbicara tanpa bisa disela…hingga akhirnya menawarkan produk unggulan mereka….

Saya : “Maaf selama ini saya telah menggunakan asuransi dari blablabla….blablabla….dst” dan saya stop pembicaraan dengan menolak secara halus tawaran mereka…sukses !

Jam 11.15.

PA-B : “Selamat siang, mohon dibantu Pak, apa saya benar sedang berbicara dengan Bapak Hery blablabla…(dengan fasihnya menyebut nama lengkap dengan gelar dan tempat bekerja…sadizzzz)

Saya : “Ya betul, ada apa…ini dari mana,…ada yang bisa saya bantu…blablabla…”

PA-A : “Oh kalau begitu kebetulan sekali…begini Pak, kami dari perusahaan Asuransi Blablabla…bermaksud Bla bla bla….” begitu terus berbicara tanpa bisa disela…hingga akhirnya menawarkan produk unggulan mereka….

Saya : “Maaf selama ini saya telah menggunakan asuransi dari blablabla….blablabla….dst” dan saya stop pembicaraan dengan menolak secara halus tawaran mereka…sukses !

Jam 13.30. – Jam 14.55 – Jam 15.40 (ini dari asuransi pendidikan dan pensiun) terkahir jam 16.47. (ini menjelang pulang padahal…)- semuanya merupakan copy paste dari pembicaraan diatas…nyaris serupa…gak enak juga kali nulis berulang ulang hal yang sama…cape miduuuunnn…

Rabu

Jam 08.44 – dari PA – X —pembicaraan sama

Jam 10.51 – dari PA – Y—sama juga—-terus sampai jam menunjukkan pukul 16.50.

Karena kesal dan kebetulan penelpon dua terakhir adalah dari perusahaan yang sama PA-A dan PA-X tapi saya ingat mereka hanya ganti jenis kelamin, jika pertama adalah pria penelpon kedua adalah wanita…capeeek deh

Jam 16.51 PA-A :

PA-A : “Selamat sore Pak, maaf jika saya menggangu waktu Bapak (emang iya…ini lagi beberes siap siap pulang tauuuk…) mohon dibantu ya Bapak, apakah saya benar sedang berbicara dengan Pak Hery…?

Saya : “Ya betul, ada apa…ini dari mana,…ada yang bisa saya bantu…blablabla…”

PA-A : “Oh kalau begitu kebetulan sekali…begini Pak, kami dari perusahaan Asuransi Blablabla…bermaksud Bla bla bla….” begitu terus berbicara tanpa bisa disela…hingga akhirnya menawarkan produk unggulan mereka….

Saya : “Maaf sejak kemaren banyak yang menawarkan asuransi serupa…tapi maaf saya sampai saat ini belum tertarik dengan tawaran tersebut…jadi mungkin lain kali saja ya Mbak…blablabla….blablabla….dst”

Tapi untuk petugas wanita ini ada semangat pantang menyerah rupanya, dengan keahliannya dia terus menawarkan produknya sampai sedatail mungkin dengan iming iming kelebihan yang akan didapat, dari rumah sakit terkenal, biaya yang ditanggung, anggota keluarga yang diikutkan dsb-nya dst-nya…

Karena waktu sudah menjelang pulang dan Jakarta terkenal dengan kemacetannya di jam pulang kerja dan rasa kesal dengan pembicaraan yang tak bisa disela dan tak mau kompromi akhirnya saya jawab…

Saya : “Mbak mohon maaf sebelumnya, tadi mbak menawarkan rumah sakit blablabla…asal mbak tahu rumah sakit yang mbak tawarkan adalah rumah sakit milik keluarga besar saya Mbak, dimana pemegang sahamnya adalah Ayah saya atas nama Blablabla… (nama pemegang saham saya googling di google…hehe) dan Dokter Dokter yang bekerja disana adalah sebagian besar dari keluarga saya juga #nyebutin nama dokter terkenal di RS itu satu persatu…(googling lagi…) hingga secara otomatis saya bisa masuk rumah sakit itu kapan saja dan tanpa biaya sepeser-pun sekehendak hati saya…karena semula saya sudah bilang kalau saya belum tertarik dengan asuransi kesehatan, karena saya sudah punya rumah sakit sendiri Mbak…bahkan saya pribadi sudah tahu persis siapa rekanan dari perusahaan Mbak yang menjadi admin untuk konektifitas di RS ini…nyebutin nama-nama direktur  PA-A satu persatu dengan jelas (lagi lagi googling cuuuyyy…) atau jika perlu saya akan menghubungi salah satu Direktur Mbak di nomor blablabla…(ini gak tahu no hp siapa yang saya sebutin…bodo amat…EGP…) jadi mohon maaf dan terimakasih atas infonya…

PA-A : “Kalau begitu baik dan terimakasih pak…selamat sore…” #telpon langsung ditutup dengan agak keras…hehehe

Kita perlu sedikit inovatif menghadapi orang orang seperti itu…sedikit berbual bual tak apalah…toh apa mereka juga tak berbual bual terhadap kita…yang pasti saya sendiri sebetulnya memang sudah memiliki asuransi sendiri yang diberikan oleh kantor, dan itu adalah asuransi terbaik yang diberikan kantor kepada karyawannya…jadi cukuplah satu asuransi namun bisa digunakan diseluruh Indonesia tanpa ditolak…semoga…

Ada yang pernah ngalami…?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s