Jadilah Aku Apa Adanya


       

     Saat tulisan ini diketik, waktu masih menyisakan sekitar dua belas jam lagi menuju tahun baru 2014. Tak disangka blog yang semula dibuat untuk dijadikan sejarah harian layaknya buku diary dijaman SMP dan SMA berubah fungsi menjadi sarana curhat, caci maki, nulis nulis gak jelas, narsis kelas kerupuk dan macam macam lagi yang kayaknya gak pantes jadi bahan bahasan apalagi buat diskusi para blogger nomor wahid. Tidak seperti tetangga sebelah yang mem-proklamir-kan blog-nya sebagai blog berwawasan intelektual, blognya para biker sejati, blog para satrawan dan cendikiawan, blognya pencinta otomotif dan lain-lain sebagainya seterusnya. Tidak, blog ini adalah blog yang tidak memihak kesalah satu segmen tersebut diatas, blog ini lebih banyak berisikan hal-hal remeh temeh disekitar kehidupan harian sang penulis. Gak penting-penting bangetlah…ini adalah blog sontoloyo apa adanya lah…hehe.

       Sejak adanya keinginan untuk belajar menulis, serta rasa iri terhadap teman-teman yang sudah memulai lebih dulu dengan ratusan follower, ratusan komentar, semula blog yang isinya hanya curhatan sepatah dua patah kalimat gak penting seperti : “Capek… hari ini jalanan macet banget…!”, “wah, tadi makan siang di traktir Boss…”, atau “…..aduh kangen pengen makan diwarteg kampus deeeeh…” DLLAJR, sedikit demi sedikit berubah dengan diisi beberapa karangan prosa singkat, puisi puisi narsis, dan tulisan tulisan khayalan babu. Sambil terus memantau dan mempelajari tulisan para blogger senior. Hebatnya dukungan para teman-temanlah yang pada akhirnya membuat saya berani menulis apa saja, tentang apa saja. Jadi terIngat kata kata dari seorang sahabat blogger, : “jadi penulis blog itu jangan berharap jadi tenar, menjadi cemarpun itu sudah merupakan anugerah..”.  Artinya saya pahami  begini : “jika tenar, itu karena blog kita bagus isinya dan jika cemar itu karena buruk atau jelek isinya, namun keduanya tetap memberikan efek samping yang dasyat, kenapa…??? karena keduanya pasti timbul karena tulisan blog dimaksud dibaca oleh orang lain”. Intinya, jadi blogger yang sakses itu adalah ketika isi tulisannya dibaca dan dikomentari oleh pembacanya terlepas komentar positif atau negatif, titik.

       Ternyata untuk menjadi konsisten terhadap satu segmen/hal penulisan sebuah blog itu sangat berat. Disatu sisi harus tetap fokus pada apa yang akan ditulis kemudian tanpa meninggalkan tulisan terdahulu. Misalnya pada blog sastra, penulisnya sebisa mungkin konsisten terhadap segmen sastra. Blog traveller, juga harus menulis tentang segmen dimaksud. Blog otomotif pun demikian. aku tak bisa konsisten dalam satu segmen penulisan dan aku tak mau seperti itu. Menyiksa diri dan tak memiliki kebebasan yang hakiki.

       Banyak penulis penulis blog yang memiliki tulisan dengan isi bermacam ragam segmen yang dia bahas, dari yang remeh temeh seperti menulis tentang metamorfosa kupu-kupu, sedikit serius seperti mermbahas edukasi yang sangat parah dalam siaran televisi kita, sampai yang serius seperti ngobrolin politik namun semuanya ditulis dengan gaya bahasa yang enak dibaca dan lucu. Tidak terpaku pada satu segmen penulisan. Dan ini terlihat lebih seru, lebih asyik lebih gaul dan lebih kaya. Saya ingin seperti itu, dan sampai saat ini saya masih tetap belajar menulis dengan gaya dan bahasa yang saya suka sesuai cara saya. Alhamdulillah, perjalanan blog ini meski tak bisa dibilang lancar jaya dalam setiap episodenya, namun masih bisa sedikit eksis terlebih jika mendapat satu atau dua komentar dari pembaca yang mampir, sudah cukup meyakinkan diri saya bahwa pembelajaran tulis menulis ini ada hasilnya. Tak muluk muluk, sudah bisa membuat orang tersenyum atau bahkan berkomentar negatif-pun sudah merupakan atensi yang bagus buat aku. 

     Tahun 2014 sudah didepan mata. Semoga blog yang saya buat dengan pertaruhan harga diri ini masih bisa mengisi beberapa sisa megabite saluran maya didunia blogsphere. Syukur syukur bisa diteruskan ke anak-anak untuk melanjutkan isi penulisan. Terimakasih buat para pembaca yang sempat mampir dan memberikan sekedar komentar, baik buruknya akan tetap dijadikan motivasi untuk menjadi lebih baik.

 

Salam.

Sang Pria Biru

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s