Hhhhhhh…..


     Fiiiuuuuuhhhh….sudah beberapa pekan belakangan ini dunia blogsphere diramaikan oleh saling “Obral Cerita” dan “Obral Pendapat” tentang kemunculan dua sosok motor sport dari dua raksasa pabrikan di Indonesia. Honda dan Yamaha. Masing-masing fanatiser dua pabrikan meng-klaim bahwa jagoan dari merek tunggangannya adalah yang terbaik terhebat, tercanggih atau apalah. Dan masing-masing fanatiser dari dua pabrikan itu saling mem-BC bahwa merek tunggangan lawan adalah yang ter-kamseupay (kampungan sekali udik payah-CMIIW) dibanding tunggangannya.

       Obral cerita yang biasanya ditambahi bumbu penyedap rasa, agar menjadi nikmat kala dibaca kadangkala malah menjadi tak nikmat saat dibaca ketika bumbunya ditambahi terlalu banyak. biasanya disampaikan oleh para bloger otomotif atau media otomotif yang mendapat kesempatan “mencicipi” motor baru dari para pabrikan tersebut. Biasanya hasil yang didapat oleh mereka dituliskan dalam bahasa imajinasi yang meledak-ledak, terkhayal-khayal, bahkan bisa juga sampai termehek-mehek. Satu lagi, tulisan, ulasan, atau komentar yang disampaikan oleh para otobloger biasanya selalu Sama…! Kata-kata mantab, Joss, atau sejenisnya selalu ada…hehehe.

     Lalu apakah yang mereka rasakan dan mereka tuliskan akan juga dapat dirasakan sama oleh pemakai dari dua merek tersebut nantinya…? Kayaknya sih enggak begitu juga kali ya. Bahasa imajinasi yang meledak-ledak biasanya hanya dirasakan oleh para “penyicip”  fanatiser saja . Bagi kebanyakan mereka yang memang ingin punya motor baru paling-paling sensasi dari “memiliki” motor baru itulah yang mendominasi rasa mereka.  Gak peduli motor ini bisa kenceng atau dibekali mesin canggih model terbaru mereka juga gak peduli motor apa yang terbaik dari keduanya. Yang ada di imajinasi mereka adalah rasa bangga memakai produk baru dari masing-masing pabrikan, terlepas mereka adalah para fanatiser atau mereka yang ngerti mesin. Sama seperti SPB, ketika harus memilih diantara dua motor baru dari dua pabrikan yang hadir, SPB hanya memilih berdasarkan ingin naik kelas dari cc kecil ke cc yang lebih besar, ingin punya motor baru setelah 10 tahun jungkir balik pakai motor lama, harga yang lebih ekonomis dan punya nama besar, pelayanan service ada dimana-mana, suku cadang gak bikin BeTe, dan masih mau dikasih minum premium, kalo emang kebetulan dapet mesin canggih itu emang udah rejeki konsumen aja ya…hehehe, itu aja. lagian enak juga kali kalo punya motor baru terus bisa jalan nganter sampai tempat tujuan kita dengan selamat, gak perlu lantas ngotot jadi pembalap alay karena pakai motor baru nan bermesin canggih. Kalo masalah ke-awet-an mesin, SPB pikir itu sama aja dari tiap-tiap pabrikan, tergantung bagaimana kita merawatnya. Toh, dirumah ada tiga merek motor berbeda, umur hampir sama tapi ke-awet-an mesin sama-sama handal, rahasianya adalah saling menjaga dan merawat tunggangan aja Bro’. Bener gak…?

     Masalah pilihan akhirnya jatuh ketangan konsumen juga sih…meski komentar atau ulasan para oto bloger bisa juga dijadikan acuan dalam memilih, namun lebih bijaksana jika pemilihan motor baru itu disesuaikan dengan kebutuhan yang utama bukan sekedar tergoda imajinasi liar atau nafsu konsumtif…meski itu tak dilarang sepanjang mampu.

     Okelah…selamat menikmati ulasan para blogger otomotif kita…semoga bermanfaat.

Keep Blogger Hood.

2072417262

Iklan

2 comments on “Hhhhhhh…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s