Kenapa Harus “Graaak…!”


 

Dari Google

     Melihat tayangan upacara hari kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2012 di Istana Negara lalu, aku jadi punya pertanyaan yang mengelitik relung hati dan jiwaku. Sungguh kalau aku pikirkan aku jadi terhanyut dan cekikikan sendiri. Sebetulnya buat kita semua hal itu dianggap wajar dan gak mesti dipertanyakan lagi keadaan tersebut. Karena hal itu sudah terjadi sejak puluhan bahkan ratusan tahun silam dinegeri ini, bahkan sejak kita sekolah dari kelas 1 Sekolah Dasar sampai dengan kelas 3 Sekolah Menengah Atas bahkan setelah menjadi Pegawai Negeri sekalipun.

Dari Google

      Ini menyangkut tentang seruan ucapan lantang sang pemimpin upacara disetiap upacara-upacara kenegaraan, bahkan sang pemimpin upacara di sekolah-sekolah . Aku jadi berandai-andai, seandainya ucapan seperti “Siap Graak”, “Istirahat ditempat graaak”, “Hormat Graaak” dan Graak-graak yang lain diganti dengan kata baru seperti “Dong”, “Deh”, “Gih”, “Lah” dan lain sebagainya, pasti jadi lebih keren dan bersahabat. Hehe…sebagai contoh jika seruan seperti  “ISTIRAHAT DI TEMPAAAAAAAATTT ……GRAAK..!” diganti seruannya menjadi “ISTIRAHAT DITEMPAAAAAAATTT …..DONG…!” atau menjadi “ISTIRAHAT DITEMPAAAAAATTT….DEEEEH…!” dan lain sebagainya. Bagaimana….? lebih keren dan bersahabat atau lebih koplak…?

Dari Google

N.B.: Sampai saat ini aku gak menemukan adanya sejarah yang menceritakan sejak kapan penggunaan kata “GRAAK” dalam setiap seruan upacara dinegara kita. Ada yang mau ngasih tau….?

“SIIIIAAAAAPPP….GIH…!”

“HORMAAAAAAATTT…LAH…!”

Iklan

4 comments on “Kenapa Harus “Graaak…!”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s