Ultraman Versus Luna Maya


     Sebetulnya ini cuma dagelan dari sebuah cerita keseharian anak-anakku yang terinspirasi oleh tokoh-tokoh pujaan mereka, media yang mendukung selalu terpenuhi untuk meng-apresiasi-kan keinginan mereka atas tokoh pujaannya. Anakku Ryan (7 th), adalah putra pertama kami yang tergila-gila dengan semua tokoh Ultraman, dari Ultraman Gaia, Tiga, Ace, Leo, Nexus dan semacamnya. Sampai-sampai dia berjanji nanti kalo sudah besar dan punya uang banyak mau pergi ke Jepang hendak ber foto bersama Ultraman. Naif ya, tapi itulah daya imajinasi anak-anak yang baru bisa dia ungkapkan dalam bahasa verbal . Aku hanya bisa meng-amin-kan saja.

     Kayla (2 th). Inilah putri keduaku yang berjenis kelamin perempuan tapi tingkah lakunya bagaikan anak laki-laki. Panjat teralis jendela dan lompat-lompat antar kursi adalah hobbinya, aku gak tau kenapa dia berani melakukan hal tersebut, padahal aku sendiri adalah seorang pria yang mengalami phobia ketinggian. Berkali-kali terjatuh namun tak ada kata jera, kepalanya lebih keras dari batu. Dia tak kenal Luna Maya, yang dia kenal adalah grup band The Cangcuters. Lewat grup band inilah dia menamai bonekanya dengan nama Luna Maya. Lagu Wanita Racun Dunia-nya The Cangcuters menjadi lagu favoritenya, dari sebuah bait lagu itulah dia mengenal nama Luna Maya. Tapi jangan salah, meski dia menamai bonekanya dengan Luna Maya, tapi tokoh pujaannya adalah tetap The cangcuters, Hebat.  Lalu kenapa aku menulis cerita tentang Ultraman Versus Luna Maya ? bukannya Ultraman Versus The Cangcuters?

    

     Dari semula, Ryan selalu bermain sendiri dengan boneka robot Ultramannya. Banyak jenis yang dia miliki, tapi saat itu yang dia miliki adalah miniatur Ultraman dalam ukuran kecil-kecil. Suatu saat, Kayla aku belikan boneka baru yang ukurannya jauh lebih besar dari boneka yang dimiliki Ryan. Kayla yang berwatak jahil dan usil selalu mengganggu kakaknya dengan menjadikan boneka Luna Maya itu sebagai monster musuhnya Ultraman. Tentu saja ukuran boneka kayla yang tak sebanding itu dengan mudah dapat memporak-porandakan pasukan Ultraman. Sang kakak seringkali tidak bisa menerima kekalahan bonekanya dari boneka adiknya. Gangguan menjadi sering muncul dari Monster Luna Maya jikala Ryan beraksi bermain dengan Ultramannya. Kadang peristiwa kakak-adik itu seringkali menimbulkan tanggisan diantara kedua belah pihak. Tangisan seorang kakak yang dipermalukan oleh sang adik karena bonekanya selalu diporak-porandakan ketika bermain dan tangisan sang adik yang kepalanya dipukul atau dipentung pakai sepatu karena kenakalannya. begitu terus hampir tiap hari berulang-ulang. Hingga pada suatu waktu, aku terpaksa membelikan Ryan boneka Ultraman yang ukurannya sebanding dengan Monster Luna Maya. Pertempuran menjadi seimbang. dalam artian, tak ada lagi dua orang kakak beradik yang menangis berbarengan dalam satu hari, yang ada adalah tangisan seorang adik yang kalah bertarung boneka karena boneka Monster Luna Maya-nya sekarang dapat dengan mudah dilempar sang kakak jauh-jauh. Begitu terus hampir setiap hari, berulang-ulang.

     Solusi yang aku pakai untuk menghindari hal yang berulang-ulang dan membosankan tersebut adalah dengan menikahkan Ultraman dengan Monster Luna maya. Acara resepsinya cukup meriah, Martabak bangka dan Dunkin Donut jadi sajiannya. Para tamunya adalah pasukan dari kubu Monster Luna Maya (boneka-bonekanya kayla yang lucu dan imut-imut) dan pasukan dari kubu Ultraman (mainan Ryan yang terdiri dari para robot dan hewan-hewan). Sekarang tragedi berdarah antara Ultraman dan Monster Luna Maya berakhir sudah. Bahkan sekarang Monster Luna Maya sudah punya anak (gak tanggung-tanggung, anaknya ada 27, yang terdiri dari boneka-boneka kecil milik Kayla dan robot-robot kecil milik Ryan). Yang ada sekarang adalah acara masak-memasak, mencuci, mengasuh anak-anak dan pergi ke pasar. Persis dan mirip sekali dengan kehidupan aku dalam keluargaku. Tapi untung aku gak punya anak sampai 27 orang !!!.

Koleksi Ultraman Ryan

Iklan

8 comments on “Ultraman Versus Luna Maya

  1. sama mas bro, ane juga pengin ke Jepang neh. bukan tuk beli Ultraman sih.. tp sensasinya..
    skrg koleksi ultraman ane dah musnah semua..

    salam buat ryan… moga impiannya terkabul

  2. aku juga punya keponakan yang hari ini ulang tahun, namanya aisha hanadia rahima, kebetulan belum beli kado, iseng tanya ama ibunya, eh jawabnya skrg lagi suka ultraman, influenced dari kakakya yang laki-laki, bingung klo beli kado boneka ultraman pasti udah punya tuh kakaknya, iseng2 cari gambarnya sambil pelajari tokohnya, munculah ide lucu..hehehe, mohon izin gambarnya saya copy..terima kasih,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s