Yang Pakai Jas Hujan Lengkap Dilarang Ikut Berteduh…!!


     Pulang kerja minggu kemarin aku dihadiahi hujan besar selepas pintu gerbang parkir motor. Sebelumnya saya sudah mempersiapkan diri dengan peralatan perang lengkap berupa jas hujan versi setelan. Selama menjelang musim hujan ini jas hujan selalu saya bawa masuk keruang kerja, biasanya saya tinggal diatas motor. Begitu terlihat awan mendung gelap kelabu meyelimuti langit Jakarta, saya sudah siap dengan jas hujan yang saya kenakan di lobby kantor. Banyak rekan kerja pengendara motor yang juga mengenakan peralatan perangnya didepan lobby. Dengan begitu bisa santai ke parkiran meski hujan turun. Bagi saya tak masalah bila harus berhujan-hujan diakhir minggu, toh bisa sekalian buat nyuci sepatu dan jas hujan sekalian karena besoknya libur.

     Perjalanan ternyata tidak selancar harapan. Semula berharap banyak pengendara motor yang menunda perjalanannya karena hujan, ternyata saya salah. Sejak keluar pintu gerbang kantor, jalan sudah dipadati kendaraan yang terpaksa jalan perlahan dan tersendat menuju arah Senen. Pantas saja jalan menjadi tersendat, banyak biker yang berteduh dibawah jembatan penyeberangan Senen. Saya tak mempermasalahkan mereka yang berteduh karena memang tidak mengenakan jas hujan, namun saya merasa terganggu jika ada biker dengan jas hujan lengkap menempel ditubuhnya masih saja bikin macet dengan ikut-ikutan berteduh dibawah jembatan. Biker macam apa seperti itu…..!

     Gambar ngambil dari google

Ternyata sepanjang perjalanan menuju Depok, dimana ada jembatan pasti ada biker yang berteduh dibawahnya. Dan pasti jalan menjadi tersendat, karena pengendara motor yang berteduh menggunakan hampir melebihi separuh jalan. Yang lebih bikin hati kesal adalah para biker dengan pakaian jas hujan lengkap yang ikut-ikutan neduh sehingga membuat jalur jalan menjadi kian sempit…..Alamak. Mungkin akan lain ceritanya jika hujan yang turun disertai angin puting beliung dan petir yang menyambar-nyambar. Kalau kejadiannya yang seperti itu saya pun pasti ikut berteduh, tapi kalo cuma sekedar hujan melambai sih mending saya  nikmati  aja. Saya jadi negatif thinking dengan para biker yang seperti itu, buat apa mengenakan jas hujan lengkap kalo akhirnya malah ikut neduh…manja banget getooo looohh.

     Meski aku bukan biker “beneran” tapi setidaknya jika sudah niat naik motor, maka harus siap menerima resikonya. Jika sudah punya jas hujan lengkap maka sebaiknya dipakai dengan semestinya jika hujan, jangan ikut neduh, malah bikin macet dan keki pengendara lain. Tapi… terserah deh….yang pasti aku bukan tipe pengendara motor yang manja.

     Jangan ada yang tersinggung ya…ini murni ungkapan hati.

Kipbraderhud….!!

Biker yang gak sopan nih….!! Jalan sekonyong-konyong punya mereka…diamputh

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s